Bantuan Pemerintah dan Mitra Terus Berdatangan ke Posko Bencana Halbar-Halut

SOFIFI - Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui arahan Gubernur, Dinas Sosial, Dinas Pangan dan BPBD Provinsi Maluku Utara mulai mengirimkan sejumlah bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Utara , pada (08/01/2026).

Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pangan dan Dinas Sosial menyalurkan 4 ton beras untuk Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara.  Selain beras, Pemprov juga menyumbang 2 unit tenda keluarga, 100 paket famili kid, 30 karton mie instan, 200 kg gula, 120 dos telur, 120 liter minyak goreng, 144 kaleng susu kental manis, 32 unit palet tempat tidur yang didistribusikan menggunakan kapal milik Basarnas.

Tim Tanggap Darurat Bencana menyampaikan bahwa, sampai hari ini bantuan sudah mulai berdatangan yaitu dari Kemensos, Baznas maupun organisasi masyarakat.

"Bantuan diterima melalui posko sementara BPBD Malut yang berada di Desa Tongute Ternate Asal antara lain dari Kementerian Sosial, Baznas, dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)", ujar Tim Tanggap Darurat Bencana.

Sementara itu, telah dilangsungkan rapat bersama Sekda Kabupaten Halmahera Barat, Kepala BPBD Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Sosial Malut, Kepala Dinas Kominfo Malut dan Kepala Balai Sentra Wahana Bakti telah membahas tentang pembangunan dapur umum penanganan Bencana.

Wakil Gubernur Maluku Utara, dalam arahannya menyampaikan bahwa, penanganan Bencana dalam hal pembangunan dapur umum dan posko bantuan, Pemprov Malut tetap mengikuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat,

"Perlunya dibentuk posko induk, untuk memobilisasi dan mengelola distribusi bantuan serta penyediaan makanan bagi masyarakat terdampak, sementara untuk pembangunan dapur umum dan posko bantuan, Pemprov mengikuti Kebijakan Pemda Halbar", ujar Wagub.

Sementara itu, Sekda Halbar menyapaikan untuk pembngunan dapur umum  akan di bangun disetiap desa yang terdampak sehingga memudahkan untuk disalurkan.

"Akan dibuka dapur umum di setiap desa terdampak, yang memungkinkan menu dari makanan sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat setempat" jelas sekda Halbar.

Adapun pembentukan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Penanganan Bencana banjir dan tanah longsor  pada 9 Januari sedang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, sedangkan Tim yang sama dari Kabupaten Halmahera Utara telah terbentuk sesuai SK Bupati Halut Nomor 300.2/17/HU/2026.

Dalam proses penanganan Bencana telah dilangsungkan juga kegiatan pembersihan mandiri di rumah masyarakat yang dilakukan warga dan dibantu oleh TNI/POLRI, serta organisasi komunitas seperti Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan ( KKSS) Kabupaten Halmahera Barat dan Irene Centre.

Untuk layanan kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara melakukan pelayanan di sejumlah desa terdampak di kecamatan Ibu dan membangun posko pelayanan di desa Gamlamo, sedangkan Dinas PUPR dan Balai Sungai dan Jembatan Kementerian PU sejak 7 Januari telah melakukan pendataan rumah terdampak dan penanganan aliran sungai pasca bencana. (Jay)

©MalutProv

Berita Terkait

Berita Terpopuler

29
Oct 2025
2 Agenda
KONSULTASI PUBLIK KEHATI
08.00 - HOTEL BATIK
Hadir
FORUM KOORDINASI APH
08.30 - PENGINAPAN CENDRAWASIH
Hadir
18
Sep 2025
2 Agenda
Giat BPD MALUKU MALUT
08.30 - Bela Hotel
Hadir
RAKOR TPAD
13.00 - Ruang Rapat BPK Malut
Hadir
29
Oct 2025
2 Agenda
RAPAT PEMB. INFRASTRUKTUR
12.30 - RUANG RAPAT WAGUB
Hadir
RAMAH TAMAH DAN PENGENALAN KAJATI MALUT
19.30 - BELA HOTEL
Hadir
18
Sep 2025
1 Agenda
Rakor Evaluasi Program Gubernur
08.30 - Ruang Rapar Lt. 4
Hadir

Ruang Multimedia

Link